TOPCOAT BLOGS & EVENT


|| Apa itu Auto Detailing ? Berikut Penjelasannya dan Tahapannya

Wednesday, 13th February 2019

Auto detailing, atau biasanya disebut “detailing” saja adalah teknik untuk merawat dan memperindah tamilan kendaraan, baik mobil atau motor, agar tampil lebih sempurna. Pada mobil, upaya ini melingkupi bagian interior dan eksterior, bahkan hingga ke bagian mesin sekalipun. Kegiatan ini bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan alat atau bantuan mesin seperti rotary dan dual action.

 

detailing

 

Mengapa detailing perlu anda lakukan? Para pemilik kendaraan pasti mengetahui bagaimana tidak nyamannya ketika kotoran setiap saat hinggap di kendaraan. Debu, Oli, aspal jalanan, hujan, goresan kerikil, Getah Pohon, kotoran burung, dan sinar matahari. hal-hal tersebutlah yang akan membuat kendaraan anda tidak sedap untuk dipandang. Untuk melawan hal tersebut, maka proses detailing sangat perlu dilakukan.

 

Tahapan detailing

Untuk memastikan kerja keras dan waktu yang dialokasikan dalam proses detailing berakhir dengan sempurna, disiplin untuk menempuh tiap tahapan detailing dengan baik dan berurutan. Demikianlah tahapan-tahapan umum dalam proses detailing. berikut tahapannya :

 

1. Cleaning

Salah satu jenis upaya cleaning yang paling populer saat ini adalah mencuci kendaraan. Meski terlihat sederhana, mencuci adalah salah satu aktivitas terpenting dalam menjaga penampilan kendaraan. Di satu sisi, mencuci adalah usaha untuk merawat penampilan kendaraan yang paling sering dilakukan. Namun di sisi lain, kegiatan ini bisa jadi sumber mayoritas cacat yang diderita cat kendaraan, jika tak memakai peralatan dan teknik yang benar.

Dalam proses mencuci, kita membersihkan permukaan cat kendaraan dan bagian lainnya dari berbagai kotoran yang menempel di kendaraan. Mencuci kendaraan dengan rutin akan mencegah berbagai kotoran terakumulasi, yang jika tak rutin dibersihkan akan membentuk lapisan yang merusak penampilan kendaraan.

Selain mencuci kendaraan, upaya lainnya yang termasuk dalam tahapan cleaning adalah claying. Aktivitas ini dilakukan untuk membersihkan endapan kotoran yang tak terangkat ketika mencuci. Proses claying dilakukan dengan clay bar dan bantuan cairan lubrikasi untuk memudahkannya dioperasikan di permukaan kendaraan. Selain claying, jenis lain yang termasuk dalam tahapan ini adalah paint cleaning.

 

2. Preparasi/paint correction

Gores, baret, oksidasi dan berbagai cacat lain pada permukaan kendaraan pastinya hal-hal yang tak diinginkan para pemilik kendaraan. Namun jika hal tersebut terlanjur terjadi, maka yang bisa dilakukan adalah melakukan koreksi pada permukaan kendaraan.

Paint correction bisa dilakukan dengan compounding, polishing dan glazing, serta produk-produk lain yang dibuat untuk mengatasi persoalan-persoalan spesifik pada permukaan kendaraan anda.

Pada umumnya para detailer menganggap bahwa tahapan preparasi/paint correction ini adalah bagian paling dalam penting untuk hasil akhir yang maksimal. Karena di sesi inilah persoalan-persoalan pada tampilan kendaraan diperbaiki.

 

3. Proteksi

Jika tahapan preparasi/paint cleaner dilakukan dengan benar, maka hasilnya akan telihat secara kasat mata. Namun proses tersebut tak memberikan proteksi apa pun pada kendaraan. Oleh karena itu preparasi harus diikuti dengan tahapan proteksi.

Proteksi pada permukaan kendaraan kendaraan dilakukan dengan memberikan lapisan wax, sealant, atau coating di permukaan cat. Produk yang berbeda dibutuhkan untuk melindungi permukaan lain seperti ban, metal, krom, trim dan sebagainya. Dengan memberi lapisan, maka kotoran tak akan mudah terakumulasi pada permukaan kendaraan. Pada beberapa produk, wax atau sealant bahkan mempunyai kemampuan untuk membuat debu dan air tak menempel pada kendaraan.

Selain memberikan perlindungan pada permukaan kendaraan, produk-produk yang termasuk dalam jenis ini juga mampu menambah kesempurnaan tampilan kendaraan setelah melalui tahap preparasi/paint protection.

 

4. Maintenance

Proses yang terakhir adalah maintenance. Proteksi yang diberikan pada kendaraan bersifat temporal. Durasinya bisa berbeda-beda, tergantung pada kemampuan produk masing-masing. Untuk menjaga agar kemampuan proteksi bertahan optimal, maka perlu dilakukan perawatan berkala.

Untuk melakukan perawatan berkala, produk-produk yang digunakan disebut detailer, last touch, Finishing, atau sejenisnya. Tujuannya untuk mencegah sedini mungkin kotoran melemahkan kemampuan proteksi.

 

Yang perlu anda ingat, meski dilakukan secara rutin, namun tak semua tahapan ini harus dilakukan setiap saat. tahapan preparasi/paint protection dan proteksi hanya dilakukan dalam jenjang waktu bulanan, atau tergantung kebutuhan. Begitu juga dengan claying dan paint cleaning. Yang perlu dilakukan secara rutin hanyalah mencuci dan maintenance kendaraan.

 

Demikianlah gambaran umum proses detailing yang dilakukan untuk menjaga tampilan kendaraan kita tetap maksimal.

– FH –